Showing posts with label film. Show all posts
Showing posts with label film. Show all posts

Thursday, December 25, 2008

Review Film: Mirrors

Sering menonton film seri Supernatural membuat saya jadi terbiasa dengan film horror ala barat (US), dan malah cenderung menganggap film-film horror ala barat yang ada sekarang ini belum ada yang bisa menandingi film seri Supernatural. Sebut saja film The Messengers sebagai contoh, bukannya merinding, tapi saya malah mengantuk menonton film ini.


Tapi agak berbeda ketika saya menonton film Mirrors yang mulai ditayangkan di bioskop akhir tahun 2008 ini. Awalnya saya sudah pesimis bahwa film ini akan membosankan. Akan tetapi saya salah, karena film ini sangat menarik untuk diikuti.


Walau jalan ceritanya sedikit bisa ditebak karena tipikal horror, tapi ada twist di akhir film, dimana pada akhirnya penyebab dari semua "kekacauan" yang awalnya diduga berasal dari mirror diketahui. Dan pemecahan dari "kekacauan" ini juga sedikit tragis (awalnya saya kira semua berakhir dengan baik). Akhir dari film ini juga membuat greget, bagi yang pernah menonton Silent Hill kira-kira begitulah ending dari film ini.


Saya merekomendasikan para penggemar film horror untuk menonton film ini, dijamin tidak seperti film horror sampah buatan Indonesia.

Wednesday, December 24, 2008

Review Film: Eagle Eye

Menonton film ini mengingatkan saya akan dua film yang sudah pernah saya tonton, yaitu Enemy of the States dan War Games. Mengingatkan akan Enemy of the States karena di film ini ditunjukkan bagaimana privacy sudah tidak ada lagi, segala sesuatunya bisa dimonitoring (di US tentunya) menggunakan alat-alat yang canggih. Mengingatkan akan War Games karena di film ini, monitoring dilakukan oleh sebuah super komputer yang canggih, yang sangking supernya jadi lepas kontrol.


Tokoh antagonis pada film ini bukanlah manusia, melainkan si super komputer, yang berencana menghabisi presiden USA dan jajaran kabinetnya. Dan tokoh protagonis nya adalah saudara kembar dari orang yang awalnya mengurus si super komputer.


Sepanjang film penonton akan disuguhi dengan aksi-aksi yang melibatkan teknologi yang canggih, dimana si super komputer bisa dengan mudahnya mengendalikan lampu lalu lintas, pengungkit mobil, arah perjalanan Kereta Listrik, dll. Selain teknologi canggih, film ini juga mencoba menggugah emosi penonton karena salah satu tokoh dalam film ini adalah seorang Ibu yang terpaksa mengikuti perintah-perintah si super komputer agar anaknya bisa selamat.


Bagaimana akhir dari film ini? Apakah presiden dan jajaran kabinetnya jadi dihabisi? Apakah si super komputer berhasil dilumpuhkan? Apakah si Ibu berhasil menyelamatkan anaknya? Silahkan tonton film nya sendiri, hehehehe. Selamat menonton.