Showing posts with label psychology. Show all posts
Showing posts with label psychology. Show all posts

Thursday, March 5, 2009

Tembok itu ada untuk sebuah alasan

Salah satu buku favorite saya adalah buku yang ditulis oleh seorang profesor di bidang Virtual Reality yang telah meninggal dunia bernama Randy Pausch. Buku yang ditulisnya berjudul The Last Lecture, dan isinya adalah mengenai mimpi-mimpinya masa kecil dan bagaimana akhirnya dia berhasil mencapainya. Buku ini merupakan rangkuman dari kuliah umum yang dia berikan untuk terakhir kalinya untuk mahasiswa dan koleganya di Carnegie Mellon University. Sebenarnya, apa yang dia sampaikan ditujukan untuk anak-anaknya ketika dia sudah meninggal dunia kelak (dia sudah divonis menderita penyakit yang membuat dia tidak akan hidup dalam waktu yang lama).


Banyak hal-hal positif yang bisa dipelajari dari buku tersebut. Tapi yang paling berkesan bagi saya adalah cara pandangnya terhadap sebuah masalah (dalam buku ini dia menamakan itu sebagai tembok penghalang). Dia menyatakan bahwa, tembok penghalang itu ada untuk sebuah alasan.


Saya menyimpulkan ada dua cara pandang terhadap tembok penghalang itu. Pandangan pertama yaitu dari sisi pesimis, bahwa tembok penghalang ada supaya kita tidak berjalan terus. Pandangan kedua yaitu dari sisi optimis, bahwa tembok penghalang ada untuk melihat seberapa besar kita menginginkan sesuatu.


Saya cenderung mengambil sudut pandang yang kedua. Bahwa tembok penghalang itu ada untuk melihat seberapa besar saya menginginkan sesuatu. Apabila saya sudah menetapkan sebuah tujuan, maka kendala apapun yang ada, saya tidak akan menyerah. Dan berdasarkan pengalaman saya selama ini, cara pandang ini sangat baik sekali, karena seringkali membawa dampak yang positif. Memang pastinya tidak mudah, karena kecenderungannya, setiap kali menghadapi masalah inginnya untuk "menghindar" atau lebih mudah "mundur". Tapi, dengan semangat yang tidak mudah melemah, segala sesuatu pasti bisa dicapai.


Ganbatte kudasai :)

Wednesday, April 16, 2008

Temperaments

Hippocrates (460-370 BC) divided temperaments into four categories[1]:

  1. Choleric. Persons with this type of temperament have a lot of ambition, energy, and passion, and try to instill it in others. They can dominate people of other temperaments, especially phlegmatic types.  But they are easily angered or bad-tempered.

  2. Sanguine. Persons with this type of temperament always feel confident (sometimes cocky), and also arrogant. But they are also considered indulgent (lenient).

  3. Melancholic. Persons with this type of temperament can be highly creative, but can also become overly pre-occupied with the tragedy and cruelty in the world, thus becoming depressed. They are also often a perfectionist, being very particular about what they want and how they want it in some cases.

  4. Phlegmatic. Persons with this type of temperament is calm and unemotional. They generally self-content and kind, but their shy personality can often inhibit enthusiasm in others and make themselves lazy and resistant to change. They are very consistent, relaxed, rational, curious, and observant. They are more reliable and compassionate than Sanguine, that makes them a more dependable friend.


My friends once told me that there is a way to recognize people's temperament: see what they say while seeing something bad.

  • Choleric guys will say "hey, that's a terrible situation, I'll go there and help them" (go there and do something)

  • Sanguine guys will say "hey, that's a terrible situation, come on people, please help them" (and just saying that)

  • Melancholic guys will say "how pity they are" (and moaning)

  • Phlegmatic guys will say "oh, that's a terrible situation" (and do nothing)


Most people usually have two dominant temperaments, and two non-dominant temperaments. You can take this test to see your portion of temperaments. Mine is 48% Melancholic, 33% Phlegmatic, 8% Sanguine, and 13% Choleric.

[1] http://en.wikipedia.org/wiki/Four_Temperaments